Shalat sunah adalah shalat yang dikerjakan di luar shalat fardhu. Adapun tujuan mengerjakan shalat sunat adalah untuk mendekatkant diri kepada Allah SWT dan juga untuk mendapatkan perhatian Allah serta mendapatkan pahala. Tahukah anda bahwa macam-macam atau jenis-jenis shalat sunat itu sangat banyak sekali, diantaranya adalah shalat sunat wudu', shalat sunat duha, shalat sunat tahiyatul masjid, shalat sunat tahajjud, shalat sunat tasbih, shalat sunat yang mengiringi shalat fardhu dan lain lain sebagainya.
SHALAT SUNAT WHUDU'
Tahukah anda bagaimana cara melaksanakan shalat sunat wudu`. Baiklah saya akan terangkan pada anda cara mengerjakan shalat sunat wudu' ini.
Apabila kita telah selesai mengerjakan wudhu' maka kita di sunnahkan untuk melaksanakan shalat sunat wudhu, caranya adalah: kita berniat untuk shalat sunat wudu' sebanyak dua raka'at dengan lafaz "Sengaja aku shalat sunat wudu' dua raka'at karena Allah Ta'ala", kemudian kita mulai shalat dengan takbir dan kita shalat sebanyak dua raka'at seperti shalat biasa dan ayatnya boleh ayat apa saja yang sudah kita hafal yang berada di dalam Al Qur'anul Karim.
SHALAT SUNAT DHUHA
Selanjutnya saya akan menjelaskan cara pelaksanaan shalat sunat dhuha kepada anda. Shalat dhuha mempunyai keistimewaan dan kelebihan yang sangat hebat dan dahsyat untuk meminta rezki kepada Allah SWT. Adapun kelebihan dan keistimewaan shalat sunat duha ini adalah sebagai berikut:
jika kita mengerjakannya sebanyak dua rakaat maka itu sudah memada dan cukup untuk semua persendian-persendian yang ada di seluruh badan kita.
Bila kita kerjakan sebanyak empat rakaat, seolah olah kita telah menang perang dan membawa harta ghanimah atau harta rampasan perang. Kalau kita mengerjakan shalat dhuha sebanyak enam rakaat maka pintu tabir atau hijab akan terbuka, dan Nabi Muhammad SAW biasanya mengerjakan shalat dhuha sebanyak delapan rakaat. Adapun batas maksimum shalat dhuha adalah dua belas raka'at, sedangkan waktu pelaksanaannya kira kira jam delapan sampai satu jam sebelum masuk waktu shalat fardhu dzuhur. Cara mengerjakannya sama seperti shalat lainnya yaitu dua raka'at sekali salam. Lafaz niat shalat sunat dhuha adalah "Sengaja aku shalat sunat dhuha dua raka'at karena Allah Ta'ala.
Setelah selesai mengerjakan shalat dhuha ada do'a spesial yang diajarkan oleh nabi Muhammad SAW yaitu "Allohumma innad duha a duha uka wal baha a baha uka wal jamala jamaluka wal quwwata quwwatuka wal qud rota qud rotuka wal izzata izzatuka wal ishmata ishmatuka. Allohumma ingkana rizky fis sama'i fa anzilhu waingkana fil ardi fa akhrij hu waingkana ba idan faqorribhu waingkana muassiron fayassirhu waingkana haroman fatohhirhu. Bi haqqi duha uka walbaha uka wal jamaluka wal quwwatuka wal qudrotuka wal izzatuka a tini ma ataia min ibadikas sholihin".
SHALAT RAWATIB
Shalat Rawatib adalah shalat sunat yang dikerjakan mengiringi shalat pardu, biasanya dilaksanakan sebelum atau sesudah shalat pardu. Shalat Rawatib ini dinamakan shalat 'sunah muakkad' artinya shalat sunah yang sangat dikuatkan atau sangat dianjurkan.
Adapun waktu pelaksanaan shalat Rawatib itu adalah sebagai berikut :
2 rakaat sebelum shalat subuh
4 rakaat sebelum shalat zhuhur
4 rakaat sesudah shalat dzuhur
2 rakaat sesudah shalat magrib
2 rakaat sesudah shalat isya.
SHALAT ISTIKHARAH
jika anda ragu-ragu dalam menentukan sebuah pilihan dalam hidup anda, maka anda dianjurkan untuk melaksanakan shalat Istikharah. Jadi shalat Istikharah itu adalah shalat sunah untuk memohon kepada Allah ketentuan pilihan yang lebih baik di antara dua hal yang belum dapat ditentukan baik atau buruknya. Shalat istikharah ini biasanya
dilakukan dalam menentukan suatu pekerjaan, apakah pekerjaan itu kita kerjakan atau tidak. Nah jika kita ragu dalam hal ini, maka shalat istikharahlah sebagai solusinya.
Shalat Istikharah waktunya lebih utama jika kita kerjakan di malam hari, di kerjakan sebanyak 2 rakaat seperti shalat biasa, sesudah kita selesai melaksanakan shalat dengan sempurna kemudian terus berdoa dengan doa istikharah, selanjutnya hendaklah kita memilih dalam hati, mana yang lebih cenderung antara dua hal yang menjadi pilihan kita.
Shalat Istikharah inipun biasanya dilakukan oleh seorang pria atau wanita yang hendak menikah, apakah calon suami atau calon isteri yang hendak dinikahinya cocok atau sesuai dengannya, biasanya sesudah shalat istikharah dia akan tahu yang terbaik bagi dirinya.
Today, there have been 2 visitors (3 hits) on this page!
About this page
You can enter some information about yourself here,
or e.g. insert some partner-links, a picture...whatever you want ;-)